Contoh Dongeng Sunda : ilyasweb.com

Halo semuanya! Ingin belajar tentang dongeng sunda? Dongeng sunda adalah cerita rakyat tradisional dalam bahasa Sunda yang telah diteruskan dari generasi ke generasi. Mereka mengajarkan banyak pelajaran kehidupan dan moral, serta memberikan hiburan yang menyenangkan. Berikut adalah 20 contoh dongeng sunda:

1. “Purbasari dan Sangkuriang”

Tabel

| Karakter Utama | Deskripsi |
|—————-|————————————————————————————————————————-|
| Purbasari | Putri raja yang cantik dan baik hati. |
| Sangkuriang | Seorang pemuda tampan dan kuat yang jatuh cinta pada Purbasari. |
| Tumanggung | Penjaga istana dan bawahan Sangkuriang. |

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang putri raja yang cantik dan baik hati bernama Purbasari. Suatu hari, Sangkuriang, seorang pemuda tampan dan kuat, jatuh cinta padanya. Namun, Purbasari menolaknya karena ia memiliki hati yang lain. Sangkuriang sangat sedih dan berusaha mencari jalan untuk memenangkan hati putri raja tersebut. Akhirnya, ia memutuskan untuk meminta bantuan dari Tumanggung, penjaga istana dan bawahan Sangkuriang.

(h3) Kisah berlanjut

Tumanggung pun memberikan sebuah ide kepada Sangkuriang, yaitu membangun sebuah danau yang begitu besar dan indah sehingga Purbasari akan jatuh cinta padanya. Sangkuriang pun mengikuti saran Tumanggung dan memulai pekerjaannya. Namun, dia justru terlalu terburu-buru dan tidak dapat menyelesaikannya pada waktunya. Akhirnya, ia menggunakan kekuatannya untuk menyulap matahari terbenam dan menipu waktu. Ketika Purbasari mengetahui hal tersebut, dia sangat marah karena akibat dari tindakan Sangkuriang, waktu sudah terlalu malam untuk membangun danau. Akhirnya, Purbasari dan Sangkuriang pun berpisah.

(h3) Moral

Dalam dongeng ini, kita dapat belajar tentang pentingnya kesabaran dan tindakan yang bijak. Sangkuriang yang terlalu tergesa-gesa dan melakukan tindakan ceroboh yang kemudian menyebabkan dia kehilangan kesempatan untuk memenangkan hati Purbasari. Kita harus selalu berpikir secara bijak dan rasional dalam menghadapi masalah dan tantangan kehidupan.

2. “Sasapian dan Saituri”

Tabel

| Karakter Utama | Deskripsi |
|—————-|————————————————————————————————————————————————————————————————————————|
| Sasapian | Seorang pemuda pemburu yang menjadi ujung tombak dalam menolong Saituri. |
| Saituri | Seorang janda tua yang hidup sendirian di hutan dan menjadi korban kejahilan roh jahat. |
| Roh Jahat | Makhluk jahat yang ingin membuat kekacauan dan mengganggu ketenangan warga sekitar. |
| Warga Desa | Orang-orang yang tinggal di dekat hutan dan menjadi korban kejahilan roh jahat. |

Sasapian adalah seorang pemuda pemburu yang sangat mempunyai keahlian dalam berburu. Suatu hari, saat dia sedang berada di hutan, ia melihat seorang janda tua yang kesepian dan takut. Namanya adalah Saituri, dia ditinggalkan oleh keluarganya dan tinggal sendirian di hutan. Sasapian merasa iba melihat Saituri dan memutuskan untuk membantunya.

(h3) Kisah berlanjut

Namun, yang tidak diketahui oleh Sasapian adalah bahwa Saituri menjadi korban kejahilan roh jahat yang mengganggunya dan membuatnya kesepian. Sasapian sadar bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi, dan dia memutuskan untuk mencari tahu penyebabnya. Dia bertemu dengan beberapa warga desa yang mengatakan bahwa roh jahat melakukan kejahilan terhadap mereka juga.

(h3) Moral

Dalam dongeng ini, kita belajar tentang pentingnya kebaikan hati dan saling membantu. Sasapian yang memiliki hati yang baik, membantu Saituri meskipun dia tidak mengenalnya dan dia tetap berusaha mencari tahu dan menyelesaikan masalah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya membantu sesama, bahkan jika kita tidak mengenal mereka.

Sumber :